Menanam pakcoy di rumah kita

Hai sahabat Jitu, pada suka makan Pakcoy kan?
Pakcoy atau Brassica chinensis adalah sayuran yang masih dalam keluarga sawi tetapi jenis sawi ini sering disebut juga sawi daging karena memiliki pangkal kayu yang tebal dan lembut seperti dagin. Sayuran ini biasa di gunakan dalam masakan china, korea, dan jepang meskipun sayuran ini sangat popular untuk tiga negara tersebut tetapi pakcoy semakin digemari oleh negara – negara lain terutama Indonesia karena keunggulan pakcoy yang tidak hanya enak saat disantap tetapi memberikan berbagai manfaat sebagai makanan yang memiliki klorofil tinggi.
Meskipun pakcoy dapat kita temukan disupermarket atau pasar tradisonal, alangkah baiknya jika kita memilih untuk menanam pakcoy di rumah sendri atau di halaman rumah kita untuk mendapatkan pakcoy organik yang segar dan tentunya tidak mahal untuk diperoleh. Sebenarnya menanam pakcoy sangat mudah dan biayanya pun tidak mahal. Anda cukup membeli benih eceran yang bisa dicari di toko yang menjual benih tanaman ataupun di internet, media tumbuh (polybag/pot, tanah) dan pupuk hayati.
Berikut merupakan tahapan cara menanam pakcoy di rumah kita
• Siapkan benih pakcoy
• Siapkan polybag/pot dengan diameter ± 15 cm
• Isi pot atau polybag tersebut dengan tanah yang subur
• Tanamkan biji pakcoy kedalam pot tersebut yang telah berisi tanah dimana 1 lubang diisi 2 biji pakcoy (dalam 1 polybag kita dapat menanam 2 sampai 5 lubang pakcoy )
• Siram 2x sehari dan berilah pupuk hayati seminggu sekali dengan cara disemprotkan pada bagian tanah batang dan daun
• Pakcoy dapat dipanen sekitar 2 bulan setelah tanam

Nah sahabat Jitu, ayo makan sayuran yang kita tanam sendiri!

Leave a Reply

Your email address will not be published.